Masjid Al-Safar Rancangan Ridwan Kamil Berbau Illuminati?

*copas = cantumkan sumber .
if u don't want someone to copy your content ,


so don't copy others and make it yours .
show your respect*

Masjid Al-Safar
rmoljabar.com
Owkay, beberapa waktu lalu gue denger salah satu kehebohan di negara +62 ini tentang masjid. Yak, Masjid Al-Safar rancangan Ridwan Kamil yg 'katanya' penuh dengan unsur Illuminati. Nah, isu tentang ini tuh pertama kalinya beredar dari ceramah Ustadz Rahmat Baequni, yang mana dengan ilmu (mungkin) cocoklogi dia langsung menjudge bahwa masjid ini penuh dengan berbagai simbol Illuminati terutama di daerah mimbarnya tuh, bentuk segitiga dan bagian atas (tengah) ada kayak ornamen lingkarannya gitu lah.

Kalau diliat sepintas, bentuknya ini emang mirip sama simbol Illuminati yg dikenal dunia sampe sekarang. Padahal kan simbol Illuminati yg asli itu 'Owl of Minerva', bukan segitiga dengan mata satu di tengah itu. Dari sini juga lah Ustadz Rahmat Baequni ini mengasumsikan ,"Ini pintu masuknya dan lihat ini segitiga semua. Nyaris segitiga semua. Bahkan ketika masuk ke dalam, ini segitiga, satu mata. Maka, ketika kita sholat, sebetulnya kita menghadap siapa, menghadap Allah atau segitiga satu mata?". Videonya bisa diliat disini ya: Mesjid Al Safar yang dibangun Gubernur Jawa Barat berunsur Illuminati - Ustadz Rahmat Baequni .

Menurut gue pribadi, ini tuh cukup disayangkan. Ini kan menyangkut sama akidah & ibadah, kenapa seenaknya banget ya menafsir tanpa bertanya atau tabayyun dulu? Apalagi ada yg bilang bahwa sholat di Masjid Al-Safar ini gak akan sah. Hati-hati asal klaim kayak gitu, sholat di gereja aja hitungannya masih sah, bagaimana bisa masjid yang ada simbol segitiga yg diklaim sepihak sebagai Illuminati hasil cocoklogi bisa gak sah? Sudah kayak hakim amal aja nih bambank.

Masjid Al-Safar
bbc.com
Trus Ustadz Rahmat Baequni juga bilang "Maka ketika kita sholat sebetulnya kita menghadap siapa, menghadap Allah atau segitiga satu mata?", ini gak setuju. Menurut gue pribadi sholat intinya Lillahitaalla, hati & tubuh arahkan serta pusatkan pikiran cuma karena Allah SWT. Kan yg dinilai dalam ibadah ya khusyu nya, bukan bangunannya (tapi ya dinalar aja, jangan juga ibadah di dalem kamar mandi). Orang sholat ya fokus nyembahnya pasti ke Allah, bukan ke simbol segitiga atau ornamen lainnya.

No offense (dan gak mention ke siapapun), itulah sebabnya manusia dituntut untuk cerdas dalam ilmu dunia tapi juga harus diiringi dengan kecerdasan ilmu akhirat. Kalau cuma salah satunya jadinya kebanyakan analisa, sehingga apapun kalau gak sepemikiran dengan si tukang komplain/kritik ya sudah pasti salah. Cobalah untuk berfikir positif, tabayyun, hargai sebuah karya. Kalau ke masjid untuk beribadah, fokusnya ke Allah, selesai. Kenapa harus dibandingkan satu sama lain lagi apalagi pake ilmu cocoklogi, padahal Allah sendiri yang lebih Maha Mengetahui apa tujuannya dibangun masjid tersebut.

Sekali lagi, cukup disayangkan seorang Ustadz Rahmat Baequni bisa dengan mudahnya bermain cocoklogi (jangan sampai ilmu-ilmu ini didapatkan cuma dari blogspot). Emang, diliat dari rekam jejaknya, beliau berbeda dengan ustadz lainnya. Kalau yg lain membahas akidah, akhlak, tazkiyatun nafs, dll, kalau beliau ini banyak bahasnya tanda-tanda akhir zaman, konspirasi, dan masih banyak lagi. Cukup berani emang untuk seorang ustadz yang punya umat membahas teori konspirasi, tapi gue secara pribadi sendiri aja udah mulai cape untuk membahas konspirasi di dunia. Kenapa? Karena semakin lama diikutin, semakin bisa jadi 'gila'. Gila dalam artian ya kadang udah gak bisa berfikir secara rasional, kejadian apa-apa di dunia / sekitar selalu disangkutkan dengan konspirasi. Ya salah satu contohnya, banyak orang ngeliat simbol-simbol segitiga udah disangkutkan dengan Illuminati. Karena teori konspirasi ini juga lah salah satunya teori Flat Earth kembali naik beberapa tahun terakhir ini, belum lagi yg soal Alien lah dll.

Teori Konspirasi
emmanuellaflamme.com
Fatalnya, ilmu-ilmu konspirasi tuh kalau mau jeli dan telusuri nih, postingan cocoklogi atau hoax soal simbol-simbol itu berakar dari buku dan jejak digital organisasi sayap kanan radikal di negara-negara barat lho. Makanya dari itu, agak aneh kalau disini seolah-olah sumbernya dari perspektif agama (padahal bukan). Singkatnya, konspirasi itu sendiri sebenernya udah gak bisa kalau sudah dibawa ke ranah agama, termasuk sangkutpautkan simbol segitiga di rumah ibadah dan langsung diklaim sebagai salah satu gerakan pendukung Illuminati.

Jadi heran, kenapa sekarang pada beragama tapi kayak terjebak di simbol-simbolnya ya, bukan esensinya? Kayak yg kita semua tau, beberapa bulan lalu viral simbol salib di pemakaman yg dihancurkan sama warga setempat. Trus ada tanda ' + ' di tiang listrik atau lambang PMI, dibilang tanda salib dan diklaim sebagai rencana orang Kristen menghancurkan Islam. Contoh lainnya ya kayak segitiga di masjid Al-Safar ini, digodok habis-habisan. Kalau segitiga aja dilarang, di dunia ini geometri jadi tinggal tersisa kotak sama lingkaran aja dong. Jadi, atap yg bentuknya segitiga juga harus dihancurkan? Inilah pentingnya Islam yg Kaffah, jangan cuma terjebak pada simbol-simbol.

Kesimpulan dari gue pribadi, ngeliat suhu politik saat ini dan kita semua tau Ridwan Kamil ini jelas ada di kubu siapa, maka sudah jelas isu sekecil apapun kalau disebar pastinya bakal disambar sama pihak-pihak yg gak suka sama beliau (karena pilihan politiknya) hehe.. Ini juga sudah keliatan jelas 'serangan fajar' buat RK, mulai sekarang ditanami dengan kebencian karena (mungkin) beliau ini jadi kandidat kuat di Capres 2024. Sama lah kayak pak Jokowi, dari awal sudah diserang sama isu PKI. Ya kalau RK ini, paling isunya pendukung Illuminati / Dajjal haha..

Oh iya, trus beberapa waktu lalu RK sudah dialog sama Ustadz Rahmat Baequni, undangan dari MUI yg dihadiri juga sama umat-umatnya Ustadz Rahmat Baequni. Agak miris sih nonton ini, tiap RK ngomong tapi sang umat ini kebanyakan berseru "huuuuuu" daripada menyimak 😇 Tapi untungnya, RK tetap santun dan pinter kontrol emosi, ini salah satu kelebihan beliau yg gak semua orang mampu untuk menerapkannya. Dan waktu RK sampaikan penjelasan lewat layar, beberapa kali Ustadz Rahmat Baequni juga gak menatap layar tersebut. Padahal itu penting, untuk mematahkan klaim sepihak beliau yang mana udah membangun opini sepihak umatnya juga. Huffft. Untuk lengkapnya, kalian bisa tonton disini: Penuhi Undangan MUI, Gubernur Ridwan Kamil dan Ustadz Rahmat Baequni Diskusi Membangun Umat . Jangan kaget ya liat Ustadz Rahmat Baequni dan umatnya tiap teriakkan takbir pake simbol 2 jari '👉', kan seperti kesimpulan yg gue bilang di atas hehe..

Sudah, yg bilang masjid RK mirip lambang illuminati remason pendukung wahudi dll, mending jangan sholat disitu, nanti takutnya gak sah. Karena yg lain khusyu menyembah Allah, kamu nanti malah parno sendiri ngeliat lambang segitiga dan pikirannya kemana-mana. Jatuhnya, malah nyembah segitiga itu karena fokusmu kesitu dan pikiranmu gak ke Allah. Biarkan RK enjoy dengan kreatifitasnya, dan biarkan orang-orang disana khusyu dengan ibadahnya masing-masing.

======================

Untuk yg masih bingung apa sih Illuminati itu? Ini beberapa waktu lalu udah pernah gue tulis selengkap-lengkapnya dari awal terbentuknya, sampai sepak terjangnya di Indonesia: Sejarah Kelam Knight Templar, Asal Mula Freemason & Illuminati .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Kelam Knight Templar, Asal Mula Freemason & Illuminati

[Movie Review] How To Train Your Dragon: The Hidden World

[Movie Review] Aladdin (2019)